Category Archives: Sepiring Berdua

“Piknik” Dimulai :)

20140925_184543(1)

25 September 2011 – 25 September 2014

Di tahun masehi itu, kami setiap tahun memperingati ulang tahun pernikahan. Dari 2008 kami saling mengenal, 2011 sah suami istri, 2014 saatnya kami membuat resolusi baru untuk hidup berdua. Tiga tahun gak berasa, lho! Kalau dirunut lagi, 6 tahun sudah kami ketawa nangis bareng. Tiga tahun yang seru, membahagiakan, menjengkelkan kadang, meresahkan juga, warna-warni deh pokoknya. Tapi, kami juga sadar semua itu pasti bakal lebih komplit kalau ada buah hati di tengah-tengah kami. NAH!

Baca lebih lanjut

Iklan
Dengan kaitkata ,

Oozma Kappaaaaa!!!!

 

Kencan pertama kali adalah menonton film “The Happening”. It was an accident, gara-gara ketinggalan jadwal film “Kungfu Panda”. Hobi menonton film kartun terus terjadi sampai menginjak hampir tiga tahun kami menikah. Menyenangkan! Itu alasan kami berdua suka tipe film ini. Walau di studio bioskop sering berbarengan dengan rombongan anak yang tertawa geli melihat adegan-adegan di layar, namun kami tidak terganggu. Malahan senang.

Salah satu film kartun favorit kami adalah: “Monsters University”. Slogan favorit kami adalah Oozma Kappa. Jadi, kami berandai-andai mempunyai sebuah TK yang berisi anak-anak balita dan dibawah umur 8 tahun dengan postur badan gempal dan mimik muka “kartun”. Hihihihi.

Oh ya, kami juga sering menonton film Indonesia di bioskop. Tapi yang paling “gagal” buat kami adalah menonton film “Pintu Terlarang” karena kami berdua……………. gak ngerti. Hahaha. Akhirnya, lagi-lagi film drama komedi Indonesia yang sering kami tonton. Terakhir, kami menonton Juni lalu film bertema sepak bola anak negeri yang berjudul “Cahaya Dari Timur’. MasE menjadi salah satu anggota riset film tersebut.

Well, happy watching, pals!

Mengapa Orang Lain Tidak Bisa Menerima kata ‘Belum’?

Hari ini, tepat seminggu setelah kami menjenguk orangtua di kampung halaman. Dalam rangka di bulan Ramadhan, meminta doa restu orangtua untuk segala cita-cita yang terus berubah dan melepas rindu dengan keponakan-keponakan yang makin beranjak besar. Semua tak sama. Tapi…

Ada satu yang tetap sama, pertanyaan kapan Adel hamil. Hahahaha. Manusiawi. Jawabannya, tentu saja sama dari tahun-tahun lalu: Belum. Tentu masih ada orang yang ‘paham’ akan jawaban kami. Arti dari kata ‘belum’. Tapi, banyak juga orang yang tidak paham atau selalu saja ‘kepo’ kapan kata ‘belum’ itu akan menjadi kata ‘sudah’.
Anyway, prioritas itu akan selalu ada, keinginan untuk memiliki momongan. Usaha pun ada, walau ‘belum’ intens. Masih menikmati hidup berdua yang santai, menabung untuk membeli sesuatu yang menyenangkan diri sendiri dan pasangan, merasakan kesibukan kerja setiap harinya. Sambil diantara sederet prioritas kami berdua, kami menyimpan semua doa tulus dan pengertian dari orang-orang sekitar yang ‘paham’ akan kata ‘belum’. Kami pun sering bergurau berdua, mungkin kami bisa membuat semacam buku berisi tips alternatif bagaimana segera hamil yang penyusunnya sebagian besar ‘belum’ mencoba tips-tips yang kami kumpulkan tersebut, seperti contohnya….

1. Berobat ke dr. Nadir Chan di RSIA YPK hasil rekomendasi rekan.

2. Banyak makan toge kapan pun di mana pun.

3. Pijat ke dukun bayi di daerah Halim, Jakarta Timur.

4. Mengunjungi ‘orang pintar’ di daerah Rawamangun, Jakarta Timur dan di Jelambar, Jakarta Barat.

5. Off bekerja.

6. Panjat sendiri pohon kelapa dan petik kelapanya sampai membawa turun kembali dari pohon.

7. Makan kurma hijau

8. Meminum air seduhan rebusan daun sirsak

9. Makan otak goreng kelinci.

10. Senam aerobik

11. <……………. Anda juga dapat memberikan sumbang saran yang dapat kami masukkan ke dalam list>

Setiap saran yang kami terima, kami sangat berterima kasih dengan segala kerendahan hati kami karena itu merupakan ‘doa’ dari orang-orang sekitar. Tapi, sungguh, keadaan kami sekarang ini sangat kami syukuri karena Alloh SWT pasti ‘paham’ mana yang terbaik untuk kami. Kami masih diberi kesempatan untuk mempersiapkan semuanya berdua, untuk satu waktu ketika kami sangat siap menerima anugerah. Apapun itu. Termasuk ketika harus dititipkan momongan. Jadi, apa adanya saja. Kata ‘belum’ itu seperti rentang waktu ketika alam semesta tetap bergerak maju dan kita ‘disiapkan’ menerima momen tersebut.

Tapi, please… ketika suatu saat teman-teman melihat Mas Estu sedang berusaha keras memanjat pohon kelapa, maaf kami tidak menerima pertanyaan. Karena kami bingung, kudu menjawab bagaimana 😀

19 Ramadhan 1434 H

Go Veggie!

Ahhh..sudah lama rasanya tidak posting. Sama-sama (sok) sibuk soalnya 🙂

Akhir-akhir ini, kami sedang giat menabung, alias super irit. Ada alokasi lain untuk beberapa kebutuhan. Lagipula, rencana kadang harus dimodifikasi mengingat realitas yang ada, toh? Jadi, salah satunya adalah mengurangi jajan di luar, walau belum memberikan efek yang signifikan. Tapi, lumayanlah, satu kali belanja ke pasar tradisional bisa buat at least 2 kali makan saat seharian di rumah. Budgeted menu. Ssst, sekalian Adel belajar memasak. And she loves it!

Sup kesukaan kita berdua adalah sup sayur bening. Terutama favorit Mase adalah oyong. Praktis dan menyehatkan. Berikut resepnya untuk Anda (gaya Bu Sisca Soewitomo).

Baca lebih lanjut

Dengan kaitkata , , ,

Tentang Si Bukit

Si bukit ini selalu ngangeni. Dia baru bisa kami sambangi saat akhir pekan. Oya, si bukit ini rumah keenam yang kami survei. Kami menamai Si Bukit karena letaknya di Bukit Nusa Indah, Ciputat, Tangsel. Kata orang-orang sih itu real estate jadul. Dan tidak ada bukitnya sama sekali.

image

Baca lebih lanjut

Dengan kaitkata , ,
Iklan
Anotherorion's Side Blog

Side Story of Anotherorion

greendaycee

penulis yang hanya ingin "melepaskan" sedikit beban otak

Kamu Itu Beda

Seputar Kampus, Karir, Pengembangan Diri, dan Teknologi